Ombudsman RI Tinjau Stok Beras Bulog Ambon, Pastikan Ketersediaan Pangan Tetap Terjaga

  • Administrator
  • Selasa, 28 Juli 2026 09:22
  • 7 Lihat
  • NASIONAL

Ambon, CM – Anggota Ombudsman RI, Fikri Yasin, didampingi Wali Kota Ambon, melakukan peninjauan ke Perum Bulog Cabang Ambon di kawasan Halong, Selasa (28/7/2026). Kunjungan tersebut bertujuan memastikan kesiapan cadangan pangan, terutama beras, menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia serta menghadapi kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun.

Dalam keterangannya kepada wartawan, Fikri Yasin mengatakan bahwa pengecekan dilakukan untuk memastikan stok beras yang dimiliki Bulog berada dalam kondisi aman sehingga mampu menjaga kestabilan pasokan maupun harga di pasaran.

Menurutnya, periode menjelang perayaan 17 Agustus hingga penghujung tahun biasanya diikuti dengan meningkatnya permintaan yang dapat memicu perubahan harga sejumlah bahan pangan. Namun, berdasarkan hasil peninjauan dan penjelasan dari pihak Bulog, kondisi stok saat ini masih mencukupi dan relatif stabil.

Fikri menegaskan bahwa beras merupakan kebutuhan pokok yang memiliki peran sangat penting bagi masyarakat. Karena itu, pemerintah harus memastikan komoditas tersebut selalu tersedia agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

"Yang paling utama adalah ketersediaan beras. Selama kebutuhan pokok ini aman, masyarakat tidak akan kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari," ujarnya.

Selain memantau stok pangan, Ombudsman RI juga menyoroti posisi Bulog dalam menghadapi persaingan dengan pelaku usaha swasta di sektor perdagangan beras. Berdasarkan hasil pengamatan di Ambon, ia menilai tingkat persaingan di daerah tersebut masih relatif terkendali dibandingkan sejumlah wilayah lainnya.

Ia mengapresiasi peran Pemerintah Kota Ambon yang dinilai turut menjaga keseimbangan distribusi pangan sehingga Bulog tetap dapat menjalankan tugasnya sebagai penyangga ketahanan pangan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Fikri turut mendorong Bulog agar tidak hanya berfokus pada penyaluran beras bersubsidi, tetapi juga memperkuat sektor usaha komersial. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk mendukung keberlanjutan operasional perusahaan sekaligus meningkatkan pendapatan.

Ia menilai pengalaman panjang serta jaringan distribusi yang dimiliki Bulog merupakan modal besar yang harus dimanfaatkan secara optimal, termasuk melalui pemasaran beras komersial yang mampu bersaing di pasaran.

Selain itu, Fikri juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas kemasan produk. Menurutnya, kemasan yang menarik akan memberikan nilai tambah sekaligus meningkatkan daya saing produk Bulog terhadap beras yang dipasarkan oleh perusahaan swasta.

"Produk dengan kualitas baik akan semakin diminati apabila didukung kemasan yang modern dan menarik. Hal ini perlu menjadi perhatian agar beras Bulog semakin kompetitif di pasar," katanya.

Melalui kunjungan tersebut, Ombudsman RI berharap Perum Bulog Cabang Ambon terus menjaga kecukupan stok pangan, meningkatkan kualitas produk, serta memperkuat perannya dalam menjaga stabilitas harga dan ketahanan pangan bagi masyarakat.(CM/JP)

Komentar

0 Komentar